7 Dampak Negatif Terlalu Sering Mengganti Template Blog

label
7 Dampak Negatif Terlalu Sering Mengganti Template Blog

7 Dampak Negatif Terlalu Sering Mengganti Template Blog - Tampilan blog yang menarik menjadi kesenangan tersendiri bagi kita para Blogger. Selain itu, tampilan blog yang elegan, responsive dan lainnya juga akan membuat pengunjung betah berlama-lama di blog kita. Saya sendiri amat sangat suka dengan blog yang memiliki tampilan menarik, sehingga memungkinkan saya untuk terus memantau update dari blog tersebut. Itulah keuntungan dari memiliki tampilan blog menarik.

Namun, yang namanya manusia takkan pernah lepas dari yang namanya "bosan". Seringkali kita yang awalnya optimis dan terus ngeblog, pada akhirnya merasa bosan dan kadang ingin berhenti. Template yang itu-itu saja juga menjadi faktor yang membuat bosan. Dari rasa bosan itulah timbul keinginan untuk mengganti template.

Banyaknya template menarik yang beredar di mbah Google tentu saja memanjakan mata kita. Dengan begitu kamu pasti bingung memilih template mana yang benar-benar pas dan mantap. Sehingga kamu memutuskan untuk menerapkannya satu persatu alias nyicip. Namun tahukah kamu bahwa mengganti template terlalu sering dapat mengakibatkan dampak negatif pada blog kamu?

Sayangnya, dampak yang diakibatkan bukan main-main. Berikut beberapa dampak negatif yang patut kamu perhatikan dengan baik.

1. Traffic Blog Turun Drastis
Dampak negatif yang pertama adalah turunnya traffic blog kamu secara drastis. Kamu pernah mengalami ini? Jika iya, maka kamu harus berhenti gonta-ganti template. Penyebab utama dari penurunan traffic pada blog kamu adalah pengunjung.

Pengunjung akan merasa bosan dan bingung dengan tampilan blog kamu yang terlalu sering berubah. Apalagi jika tampilan yang baru diubah itu masih berantakan. Karena pada dasarnya, setiap mengganti template blog maka kamu harus menata ulang dan merapikan kembali pengaturan template. Belum lagi banyak struktur kode yang perlu dimasukkan dan diperbaiki. Tentu saja hal ini tidak memakan waktu yang sebentar.

Penurunan traffic sebenarnya takkan berlangsung selamanya. Traffic akan kembali stabil asal kamu konsisten dengan satu template.

2. Waktu Terbuang Sia-Sia
Ketika kamu memutuskan untuk mencari template baru dan mengganti template blog lama, tentu saja kamu harus meluangkan waktu kamu untuk itu. Bahkan hanya untuk sekedar mencari template di mbah google pun butuh waktu yang cukup lama, mengingat banyak sekali template yang menarik disana.

Toh kalaupun sudah dapat template nya, kita harus merapikan dan menata ulang kembali template nya supaya tampilan blog tidak berantakan. Terpaksa kamu harus meluangkan 'lebih' waktu kamu untuk sekedar mengotak-atik template, tata letak dan lain-lain.

3. Blog Terlihat Tidak Profesional
Dampak negatif berikutnya yang ditimbulkan akibat sering mengganti template adalah blog kamu tidak terlihat profesional dan berkarakter. Pengunjung akan menganggap kamu sebagai pengelola blog yang tidak konsisten dan profesional, serta tidak punya ciri khas.

Sebagai blogger tentu saja anggapan ‘profesional’ menjadi nilai plus tersendiri. Maka dari itu hentikan gonta-ganti template untuk menghindari anggapan buruk dari para pengunjung atau bahkan rekan blogger lain. Kalau mau, kamu bisa pelajari kode dasar dan kerangka template supaya kamu bisa menciptakan tampilan yang berbeda dan khas dari blog lain.

Berkarakter dan memiliki ciri khas juga penting untuk blog kamu miliki. Baik dari segi tampilan maupun segi konten. Keduanya cukup berperan dalam menarik pengunjung. Yang terpenting kembangkan niche blog kamu dan perindah lagi tampilan blog kamu. Jadikan konsistensi sebagai prinsip.

4. Blog Menjadi Kacau Balau dan Tak Teratur
Seperti yang sudah disebutkan pada poin-poin diatas, mengganti template blog juga akan membuat tampilan blog menjadi kacau dan berantakan. Hal ini akan mempersulit kamu yang kurang pengalaman menjadi blogger, dimana kamu harus menata dan merapikan kembali kode-kode html dan widget supaya tampilan blog normal kembali.

Beberapa template mungkin memiliki kerangka dan struktur kode yang sama, sehingga saat diganti tampilan akan tetap normal dan setidaknya hanya widget saja yang perlu diatur. Namun kalau kerangka dan struktur template nya berbeda? Maka saat itulah kamu harus meluangkan pikiran dan waktu ekstra untuk sekedar merapikan tampilan blog yang berantakan.

5.  Turunnya Kualitas SEO Blog
Dampak yang terakhir adalah turunnya kualitas seo blog kamu.  Hal ini cukup wajar mengingat mesin perayap google harus merayapi ulang blog dan seluruh artikel kamu. Proses perayapan ulang tersebut pun butuh waktu yang cukup lama yakni sekitar seminggu.

Jika pada template sebelumnya kamu sudah menambahkan beberapa kode html yang berfungsi untuk memaksimalkan kualitas seo blog kamu, maka kamu harus menambahkan ulang karena kode tersebut akan hilang seiring pergantian template blog.

6. Alexa Rank Blog Merosot
Sebenarnya alexa rank tidaklah terlalu penting, namun sering dijadikan acuan oleh para pengiklan untuk menentukan berkualitas atau tidaknya blog publisher. Mengganti template bisa membuat alexa rank blog kamu terjun bebas, sehingga para pengiklan takkan berani menawarkan iklan di blog kamu. Rugi kan?

7. Dibanned oleh Google
Hal ini memang jarang terjadi. Namun jangan remehkan kuasa Google karena tidak menutup kemungkinan blog kamu akan dibanned jika sering ganti template, itu karena google akan menganggap tindakan tersebut sebagai spam. Blog saya yang lama pernah dihapus karena hal ini.

Itulah beberapa dampak negatif yang ditimbulkan akibat terlalu sering mengganti template blog. Memang, tidak salah jika kamu selalu ingin mencoba template baru yang terlihat lebih menarik dari template yang sedang kamu gunakan. Namun, sebelum melakukannya perhatikan dan ingat dampak apa saja yang timbul akibatnya. Dengan begitu rating blog kamu takkan jatuh di mata pengunjung dan tentu saja google.




loading...
Share This :

Related Post

avatar

iya bro bner nih artikel , meta nya juga jadi kacau ...
bagus sih buat SEO kalo bagus dan bener

delete 30/1/17
avatar

baru tau kalau dampak bisa separah itu, wah harus mulai serius sama template blog, jangan sering ganti2

delete 30/1/17
avatar

trafik blog turun drastis menjadi permasalahan yang sangat ribet kalau sudah ganti template gan, kuncinya sih konsisten aja kalau punya template

delete 30/1/17
avatar

saya banget ini haha, dulu sering bgt gonta"i template .. maklum masih labil hehe

delete 30/1/17
avatar
Bartolomeong person

Iya musti di set ulang meta nya :-d

delete 31/1/17
avatar
Bartolomeong person

Bener tuh :) Konsisten aja sama satu template gan hihi (y)

delete 31/1/17
avatar
Bartolomeong person

Betul banget hihi (y)

delete 31/1/17
avatar
Bartolomeong person

Saya juga dulu gitu hihi cuman ya sekarang menyesuaikan aja deh ga mau jadi maniak template :-d

delete 31/1/17
avatar

dapaknya parah :( gx mau lagi deh ganti tample

delete 31/1/17
avatar

Ganti template blog yang keseringan ya seperti ganti baju yang tidak habis-habisnya. Google juga lihatnya blog tidak serius

delete 31/1/17
avatar

kalo ane mah sekali aja ganti template.. ga paham2 gmna ngedit template gan

delete 31/1/17
avatar

artikel yang bagus banget buat pemula seperti ane gan
terima kasih

delete 1/2/17



sentiment_satisfied Emoticon