Mengenal Algoritma Google Fred Lebih Dekat

Mengenal Algoritma Google Fred Lebih Dekat
Mengenal Algoritma Google Fred Lebih Dekat - Akhir-akhir ini ada pembahasan menarik di berbagai grup dan forum Blogger, yaitu tentang algoritma google yang baru diluncurkan dengan nama Algoritma Fred atau Google Fred. Sejauh ini Google sendiri belum mengkonfirmasi kebenaran dari algoritma ini. Semuanya berawal dari candaan karyawan Google, John Mueller dan Gary Illyes, yang menyebutkan nama "Fred" untuk algoritma terbaru, yang justru nama ini jadi terkenal di kalangan blogger Indonesia maupun dunia.

Yang membuat saya tertarik adalah, banyaknya blog yang tumbang akibat dari algoritma ini. Dampak yang sangat mematikan, bukan? Blog-blog yang tumbang ini rata-rata merupakan aliran blackhat, dimana mereka menerapkan teknik backlink building dengan spam komentar dan menggunakan blog dummy.

Namun tidak semua blog terkena sapu bersih, beberapa blog (khususnya pengguna teknik whitehat) justru mengalami peningkatan dan penurunan trafik yang cukup signifikan. Blog ini sendiri mengalami peningkatan trafik 2x lipat dari biasanya. Tidak begitu berarti karena trafik blog ini sendiri masih kecil, sekitar 200-300 PV/hari.

Nah, ada beberapa poin penting terkait perubahan pada algoritma fred ini. Diantaranya sebagai berikut.

1. Internal Link
Setelah saya perhatikan, pada algoritma ini Google ingin menyempurnakan struktur link yang relevan. Mereka sangat mengedepankan hal itu, terutama Internal Link pada blog. Tidak jarang kamu asal mengaitkan artikel satu dengan artikel lainnya yang tidak sesuai dan relevan dengan artikel satu.

Faktanya, blog-blog yang tumbang (korban fred) seringkali membangun internal link tanpa memperhatikan relevansi. Di setiap artikelnya. mereka membuat internal link yang tidak ada kaitannya dengan artikel yang dibahas. Biasanya mereka memanfaatkan related post otomatis di dalam postingan, contonhnya seperti "Baca Juga: Blablablabla...".

Memang, dengan widget semacam itu artikel yang berada pada label yang sama akan tampil sebagai internal link. Akan tetapi jika yang ditampilkan tidak ada kaitannya dengan artikel yang dibahas, tentu tidak bisa disebut relevan. Dan algoritma ini tidak mentolerir hal yang seperti itu.

Jadi, kamu perlu memperbaiki lagi internal link pada blog kamu supaya bagus di mata Google.
2. External Link
Sejak munculnya Algoritma Fred, para pengguna teknik Blackhat dibuat tidak tenang. Terutama bagi mereka yang mengembangkan blog dummy untuk dijadikan pemasok backlink untuk blog utama. Tujuannya masuk akal, supaya blog mereka mendapatkan posisi yang lebih baik di SERP Google.

Tapi sayang sekali... Algoritma Fred sangat membenci hal ini, sehingga blog yang menggunakan teknik tersebut harus dilenyapkan dari muka bumi. Mengerikan, bukan? Jadi sebelum terlambat, segera hapus backlink dari blog dummy tersebut. Kalau masih saja ngotot? Yah... baik itu blog utama maupun blog dummy milikmu, kemungkinan besar akan dihapus.

3. Anchor Text
Sebenarnya ini tidak terlalu penting, namun bisa menjadi penting. Masih berkaitan dengan dua poin diatas, pemberian Anchor Text pada internal link maupun external harus relevan. Jangan membiasakan membuat anchor text dengan kalimat "Call to Action", seperti "Klik disini", "Kunjungi link ini", dan sebagainya. Usahakan memberikan anchor text yang sesuai dengan artikel yang diarahkan.

Kira-kira itulah tiga poin penting pada pembahasan Algoritma Google Fred ini. Tapi jangan baper! Ini hanyalah pendapat saya dari apa yang saya perhatikan. Informasi ini masih belum tentu benar, jadi mari kita tunggu konfirmasi resmi dari Google.

Comments

  1. wahh bahaya juga nih google fredd

    ReplyDelete
    Replies
    1. 'bahaya' untuk pengguna teknik blackhat gan hihi

      Delete
  2. sip gan :) sangat membantu buat blog ane :) kunjungi juga blog saya gan https://tecnologyhappy.blogspot.co.id/

    ReplyDelete
  3. sangat menmbantu makasih ya

    ReplyDelete
  4. Thanks gan jadi nambah ilmu tentang Mengenal Algoritma Google Fred Lebih Dekat

    ReplyDelete
  5. iya memang berbahaya banget nih

    ReplyDelete
  6. wah berbahaya juga ya

    ReplyDelete
  7. blom pernah mendengar sbelumnya gugel feed

    salam mediablog4you

    ReplyDelete
  8. ini sih ngeri musti hati2 ni

    ReplyDelete
  9. enth krna fred atau gmna. Salah satu web gw dapet sitelink.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wahh beruntung banget hihi

      Delete
  10. wah related pos kok masuk backlink juga yak,, ane bingung gan. seharusnya yg bener gmna yak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bukan gan :-d maksudnya.. related post itu masuk ke dalam internal link, bukan backlink.

      Delete
  11. Selain "related post" yang berada dibawah artikel, apakah related post yang di sidebar juga berpengaruh ? misalnya random post atau recent post.
    thanks

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau semacam Random Post atau Recent Post mungkin nggak berpengaruh gan.. Related Post yg dimaksud disini adalah "related post di dalam postingan". spt "Baca juga: Blalala" yg tersemat diantara paragraf. Gitu gan :-d

      Delete
    2. Oooo gitu ya gan, kalo boleh tau template blog agan dapet dari mana ya ?? pengen juga -D

      Delete
    3. Dapet dari Zynation gan hihi

      Delete
  12. Oh jadi seperti itu, coba dipraktekkan aja ya

    ReplyDelete
  13. ini fred yang suka nyuruh nyuruh scooby dan shaggy berpencar dan dianya sama dhapney felma itu kah? sekarang ternyata jadi karyawan gugel.. hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wkwkwk kayaknya iya gan hihi di masa tua beliau menjelma menjadi algoritma :v

      Delete

Post a Comment